Minggu, 08 Juni 2014

Kultwit @yusuf_mansur – #alkahfi

irajimmy.com on April 4th, 2012

Al kahfi. Assalamualaikum Wr. Wb. Kisah Nabi Musa yang diabadikan Allah swt dlm surat Al Kahfi dan diturunkan pula kisah ini kepada Nabi muhammad saw dalam sebuah hadits, sebagai berikut:

“Bahwa Musa tengah berdiri di hadapan Bani Isra’il memberikan khuthbah lalu dia ditanya: Siapakah orang yang paling ‘alim. Beliau ‘Alaihissalam menjawab: Aku. Seketika itu pula Allah Ta’ala mencelanya karena dia tidak diberi pengetahuan tentang itu.
Lalu Allah Ta’ala memahyukan kepadanya: Ada seorang hamba diantara hamba-hamba-Ku yang tinggal di pertemuan antara dua lautan yang dia lebih ‘alim (pandai) darimu.
Lalu Musa berkata: Wahai Rabb, siapa yang bisa kujadikan teman untuk bertemu? ‘ Sufyan meriwayatkan dengan kalimat yang lain; Wahai Rabb, bagaimana caraku (agar bisa bertemu)?.
Allah berfirman: Ambillah seekor ikan dan tempatkan dalam suatu keranjang dan kapan saja kamu kehilangan ikan tersebut itulah tanda petunjuknya. Sufyan juga meriwayatkan dengan kalimat lain; Itulah tempat orang itu.
Maka Musa ambil ikan dan diaruhnya dalam keranjang, lalu berangkat bersama muridnya bernama Yusya’ bin Nun hingga ketika tiba pada batu besar, keduanya membaringkan kepalanya di batu itu hingga Musa tertidur. Kemudian ikan itu keluar dari keranjang diam-diam lalu melompat dan mengambil jalannya di laut (QS al-Kahfi ayat 61).
Allah pun menahan aliran air yang dilewati ikan tersebut sehingga terbentuk seperti atap suatu bangunan atau membentuk suatu tanda. Maka Musa berkata; Itulah tandanya yang bentuknya seperti atap. Maka keduanya melanjutkan sisa malam dan hari perjalannannya.
Hingga pada siang harinya, Musa berkata kepada muridnya; Bawalah kemari makanan kita, sungguh kita sudah sangat lelah dalam perjalanan ini’. (QS al-Kahfi ayat 62). Tidaklah Musa merasakan kelelahan kecuali setelah sampai pada tempat yang dituju sebagaimana diperintahkan Allah Ta’ala. Maka muridnya berkata kepadanya: Tahukah kamu ketika kita mencari tempat berlindung di batu tadi?, sesungguhnya aku lupa menceritakan ikan itu. Dan tidaklah yang melupakan aku ini kecuali syetan).
Berkata Musa: (Itulah tempat yang kita cari. Lalu keduanya kembali mengikuti jejak mereka semula. (QS al-Kahfi ayat 63). Saat itu, ikan tersebut mengambil jalannya sendiri di laut dan bagi keduanya ini suatu hal yang aneh. Musa berkata: Itulah tempat yang kita cari. Lalu keduanya kembali dan mengikuti jejak mereka semula. (QS al-Kahfi ayat 64). Keduanya berbalik lalu menyusuri jejak sebelumnya hingga sampai kembali di batu dan ternyata di sana sudah ada seorang dengan pakaiannya yang lebar lalu Musa memberi salam. Orang tua itu membalas salamnya Musa lau berkata; Bagaimana cara salam di tempatmu?
Musa menjawab: Aku adalah Musa. Orang tua itu balik bertanya: Musa Bani Isra’il?. Jawab Musa: Ya, benar. Kata Musa selanjutnya: Aku datang menemuimu agar kamu mengajariku ilmu yang benar dari ilmu-ilmu yang benar yang telah diajarkan kepadamu. (QS al-Kahfi ayat 66). Orang tua itu berkata; Wahai Musa, aku punya ilmu dari ilmu Allah yang telah Allah ajarkan kepadaku yang kamu tidak mengetahuinya dan begitu juga kamu punya ilmu dari ilmu Allah yang telah Allah ajarkan kepadamu yang aku tidak mengetahuinya. Musa berkata; Bolehkah aku mengikutimu? ‘. Dia menjawab: Kamu sekali-kali tidak akan sanggup sabar bersamaku. Dan bagaimana kamu dapat sabar atas sesuatu yang kamu belum memiliki pengetahuan yang cukup tentang hal itu.
Seterusnya hingga firman Allah … kesalahan yang besar. (QS al-Kahfi ayat 67 – 71). Kemudian keduanya berjalan kaki di tepi pantai hingga tiba-tiba ada perahu yang lewat, lalu mereka meminta untuk menumpangkan mereka, rupanya mereka kenal Khadlir Lalu mereka (pemilik perahu) membawanya tanpa meminta upah. Ketika keduanya berlayar dengan perahu tersebut, datang seekor burung kecil dan hinggap di sisi perahu lalu mematuk-matuk di air laut untuk minum satu atau dua kali patukan. Maka Khadlir berkata kepadanya: Wahai Musa, ilmuku dan ilmumu bila dibandingkan dengan ilmu Allah tidaklah seberapa kecuali seperti (air yang bisa terambil) dari patukan burung ini dengan paruhnya terhadap air lautan. Tiba-tiba Khadlir mengambil kapak lalu merusak papan perahu.
Keheranan Musa belum hilang, hingga papan perahu itu sudah dicabutnya.. Musa berkata kepadanya: Apa yang kamu lakukan?. Orang-orang ini telah menumpangkan kita ke dalam perahunya tanpa upah lalu kamu malah melubangi perahu mereka Sehingga kamu menenggelamkan penumpangnya. Sungguh kamu telah berbuat kesalahan yang besar. Khadlir berkata: Bukankah aku telah katakana; Sesungguhnya kamu sekali-kali tidak akan sabar bersama dengan aku. Musa berkata: Janganlah kamu menghukum aku karena kelupaanku dan janganlah kamu membebani aku dengan sesuatu kesulitan dalam urusanku (QS al-Kahfi ayat 71 – 73). Pertanyaan yang pertama ini karena Musa terlupa. Setelah keduanya meninggalkan laut, mereka melewati seorang anak kecil yang sedang bermain dengan dua temannya. Lalu Khadlir memegang kepala anak itu dan mematahkannya dengan tangannya. Sufyan, perawi memberi isyarat dengan jarinya seolah dia memelintir sesuatu. Maka Musa bertanya kepadanya: Mengapa kamu membunuh jiwa yang bersih, bukan karena dia telah membunuh orang lain?. Sungguh kamu telah melakukan suatu kemungkaran. Khadlir berkata: Bukankah sudah kukatakan kepadamu, bahwa sesungguhnya kamu tidak akan dapat sabar bersamaku? Musa berkata: Jika aku bertanya lagi tentang sesuatu kepadamu setelah ini maka silakan kamu tidak memperbolehkan aku untuk menyertaimu. Sungguh kamu telah cukup memberikan udzur kepadaku. (QS al-Kahfi ayat 74).
Lalu keduanya berjalan. Hingga tatkala keduanya sampai kepada penduduk suatu negeri, mereka minta dijamu kepada penduduk negeri itu, tetapi penduduk negeri itu tidak mau menjamu mereka. Kemudian keduanya mendapatkan dinding rumah yang hampir roboh di negeri itu. (Perawi. ‘Ali bin ‘Abdullah) berkata: Tembok itu miring. Sufyan memberi isyarat dengan tangannya seakan dia mengusap sesuatu ke atas dan aku tidak mendengar Sufyan menyebutkan miring kecuali sekali saja. Musa berkata; Mereka adalah suatu kaum yang kita sudah mendatangi mereka namun tidak mereka memberi makan kita dan tidak juga menjamu kita, lalu mengapa kamu sengaja memperbaiki tembok mereka?.Jikalau kamu mau, minta saja upah untuk itu. Khadlir menjawab: Inilah saat perpisahan antara aku dan kamu. Aku akan memberitahukan kepadamu tujuan dari perbuatan-perbuatanku yang kamu tidak dapat sabar terhadapnya. (QS al-Kahfi ayat 77 – 78). Nabi Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: Kita sangat berharap seandainya Musa bisa lebih sabar lagi sehingga Allah akan mengisahkan lebih banyak cerita tentang keduanya. Sufyan berkata; Nabi Shallallahu ‘alaihi wa salam: Semoga Allah merahmati Musa. Seandainya dia bersabar tentu akan diceritakan lebih banyak lagi tentang kisah keduanya. Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu’anhuma membaca (menjelaskan) ayat ini dengan; Di hadapan mereka ada raja yang akan merampas setiap perahu yang baik secara curang. Sedangkan anak kecil yang dibunuh tadi adalah anak yang kafir sedang kedua orang tuanya adalah orang beriman. Sufyan berkata kepadaku; Aku mendengar darinya dua kali dan aku menghafalnya. Ditanyakan kepada Sufyan; Apakah kamu menghafalnya sebelum kamu mendengar dari ‘Amru atau kamu menghafalkannya dari orang lain?. Sufyan berkata; Dari siapa lagi aku menghafalnya? Seseorang meriwayatkannya dari ‘Amru dan aku mendengarnya darinya dua kali atau tiga kali lalu aku menghafalnya”.
[HR. Bukhari no. 3149] – http://carihadits.com
Semoga kisah Nabi Musa ini membawa hikmah untuk kita semua.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
JWB -
——————————

Kultwit Tausyiah @ Yusuf Mansur # al kahfi

#alkahfi 1. Siapa yg bc surah al kahfi (18), dikasih cahaya di antara 2 Jum’at. Sprti apa cahayanya? yfrog.com/kh4ymoqj
#alkahfi 2. Ngajinya coba belakangan… Pada baca dulu aja al Kahfinya. Takut keburu Jum’atan. yfrog.com/gywjibbsj
#alkahfi 3. Ok, silahkan ngaji dulu al Kahfi ya. Sambil liat2 artinya ni surah.
#alkahfi 4. Bocoran dikit: Jika dia usaha, blh lah qt sebut, usahanya bercahaya. InsyaAllah untung, berkah, enak dijalanin…
#alkahfi 5. Jika dia brumah tangga, terang rmh tangganya, ga burem, ga keruh, ga kisruh, tenang… Brcahaya…
#alkahfi 6. Itu dulu bocorannya. Selamat membaca surah al Kahfi. Ajak istri/suami, anak2, klg, kwn2, sdr2, baca. Spy brcahaya semua ursnnya.
#alkahfi 7. Man qoro-a suurotal kahfi fii yaumil Jumu’ati adhoo-a lahuu minannuuri maa bainal Jumu’atain. (Shohih al Jaami’).
#alkahfi 8. Sesiapa yg baca surah al Kahfi di hr Jum’at, dia akan diberi cahaya, dinaungi cahaya, di antara 2 Jum’at sd di Jum’at brikutnya.
#alkahfi 9. Tlg doakn saya&doa2 buat qt smua. Caranya: baca istighfar, alhamd., shlwt, bodi konten doa, &tutup dg istighfar, alhamd., shlwt.
#alkahfi 10. Konten doanya trserah. Disesuaikan, diperbanyak, dan diperluas. Disesuaikan itu misalnya, kan saya sdg di Kuwait, ya spy slmt.
#alkahfi 11. Diperbanyak&diperluas, ya misalnya apa? Misalnya saya punya pesantren, punya jalan dakwah, jalan usaha, itu smua didoakan.
#alkahfi 12. Begitu juga doa2 yg lain u/ sdr2 qt semua.
#alkahfi 13. Doakan juga Yuga bin Joddy. Sdg panas badannya. Sdg beliau santri penghafal Qur’an di pesantren DQ. Doakan jg santri2 lain.
#alkahfi 14. Semua santri di pesantren DQ & pesantren seluruh Indonesia, plus pengasuh2nya. Spy mulus bljr mngajarnya, berkah, sakses…
#alkahfi 15. Salam dari kuwait. Saat2 indah menunggu shubuh brjamaah. Smoga tahajjud, witr, qur’an, istighfar, shlwt, doa, ditrima Allah.
#alkahfi 16. Doa saya buat sdr semua, orang2 tua, pasangan, anak2 turunan, keluarga, sampe hari akhirnya. Tuk kebaikan&kslmtn dunia akhirat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar