Sabtu, 21 Juni 2014

7 steps to wedding

Published by on January 5, 2013

Nantikan 7 steps to wedding

jodoh (1)

VerySimpel…

Rule number one: Come to PabrikJodoh.

Yakni Allah. Nah, caranya menuju Allah ini juga simpel.

Tunggu dah… 7 Steps to wedding…

Bakal dishare, free…

InsyaAllah. Skrng mah, saya doain dulu dah.

Agar dapat jodoh yang pas di hati dan diridhai Allah.

Bisa mengayuh biduk rumah tangga bersama, hingga berkelimpahan, sejahtera, dan happy forever ampe die.

Ampe mati, he he. Katakan yang keras… Aaamiin.

Kali ini aminnya boleh pake tanda seru.


Ga kalem, he he.

Bisnis, berbasis sabar, tekun, rajin

Published by on January 5, 2013

Apa bisnis saudara?

Coba sabarin, tekunin, rajinin.

MasyaaAllah, sungguh, dia akan berbuah.

Web wisatahati.com, yusufmansur.com, santritahfidz.com, sahabatyusufmansur.com, daqu.sch.id, pppa.or.id, whbs.or.id dan web-web lain di lingkungan wisatahati, semula kayak ga diopenin.

Padahal insyaAllah lagi dikembangin, dg kesabaran, ketekunan, kerajinan.

Tiap hari tetap ada sesuatu yang dilakukan.

Saya yakin, pasti nyampe.

Apalagi saya terus berdoa, dan saya ga pernah kecewa dalam berdoa.

Maka insyaAllah bakal terang. Akan ada jalan dan hidayah dari Allah.

Saudara bisnis kerupuk. Dagangin dari satu warung ke warung lain. Teruuuuuussss dilakonin. Wuah, bukan hanya warung 1 kampung yang bakal langganan. Jangan-jangan saudara malah akan ekspor tuh kerupuk.

Kesabaran, ketekunan, kerajinan saudara, mengantarkan saudara insyaAllah punya pabrik kerupuk.

Bahkan punya bisnis-bisnis lain. Begitu juga di bidang-bidang lain.

Jasa transportasi, keuangan, industri ini industri itu, kuliner, dan lain-lain.

Miliki kesabaran, ketekunan, kerajinan.

Top dah bakalannya.

Jangan lupa ya, doa, doa, doa. Jangan belagu.

Minta kekuatan, bimbingan, pertolongan, dan pendampingan dari Allah.

Doanya juga yang sabar, tekun, rajin.

Chen Lung

Published by on January 5, 2013

Jadi inget film Jacky Chen. Chen Lung, begitu kita mengenal saat kecil.

Di salah satu film, Jacky Chen belajar kungfu dari seorang master.

Sang master mengajarkannya kesabaran, ketekunan, kerajinan.

Dia disuruh sang master ngambil dan bawa air, naik turun gunung.

Berbulan-bulan.

Hingga akhirnya kaki-kakinya kuat.

Kuda-kudanya kuat.

Tidak gampang dijatuhkan musuh.

Dan yang lebih penting, diajarkan kesabaran.


Musuh yang pinter, tapi nafsu, kuat, tapi nafsu, akan kalah juga oleh dia yang sabar.

Sabarin, tekunin, rajinin dakwah

Published by on January 5, 2013

Di dunia dakwah, saya begitu juga.

Tiada hari, tiada henti, coba berdakwah.

Cape, letih, lelah, tentunya.

Tapi ya kan konsepnya, disabarin, ditekunin, dirajinin.

Ya akhirnya timbul manisnya, timbul enaknya, muncul buahnya.

Dakwah jangan sesekali. Lakukan terus menerus.

Apa aja bila disabarin, ditekunin, dirajinin, sungguh akan membuka banyak keajaiban yang tidak terpikirkan.

Sekali lagi, jangan lupa berdoa.


Minta sama Allah dimudahkan, diberhasilkan, diringankan, dan dibesarkan hasilnya, manfaatnya, kebaikannya.

Sabar, Tekun, Rajin Usaha

Published by on January 5, 2013

Pekerjaan kalo ga ditelatenin, ga jadi sesuatu.

Usaha bila ga diseriusin, ga bakal terang juga.

Sabarin, tekunin, rajinin, di urusan apa aja.

Di bidang apa aja.

Termasuk di usaha yang sahabat sedang geluti.

Ayooooooo aja dijalanin.

Sampe insyaAllah berbuah.

Bila dirasa belom masanya, belom waktunya, lama, yang nantinya timbul putus asa, saran saya, sabarin.

Tekunin.

Rajinin.

InsyaAllah dikasih dah masa itu.

Dikasih kejayaan itu.


InsyaAllah.

Jembatan Menuju Dunia

Published by on January 5, 2013

Belom punya mobil, belajar aja nyetir mobil. Plus doa supaya punya.

InsyaAllah bakal punya mobil.

Yang udah bisa nyetir, lupa doa kali, he he. Sehingga ga punya-punya mobil.

Jangan lupa, minta manfaat bila udah ada mobil.

Jangan sampe mobil jadi nganggur, ga punya manfaat.

Syukur-syukur bisa punya manfaat ekonomi.

Ikhtiarnya?

InsyaAllah doa akan membuahkan ikhtiar.

Kan orang suka ga paham, ga tau, ikhtiar apa.

Nah, doa aja dulu buat yang ga tau dan ga paham.

Yang udah tau, udah paham, ya lansung besut ikhtiar.

Mengiringi doa.

Dalam urusan belajar bahasa, insyaAllah belajar bahasa, akan mengantarkan sahabat-sahabat ke negara asal bahasa itu.

Jangan lupa, plus doa.

Sama analoginya, sama berpikirnya, dengan soalan mobil tadi.

Belajar bahasa, seperti mempersiapkan jembatan menuju negara asal bahasa itu.


Jembatan menuju dunia.

Belajar Bahasa

Published by on January 5, 2013

Belajar bahasa, bisa juga pake prinsip sabar, tekun, rajin. 1 hari 1 conversation.

Dan 1 hari, diulang 2-3x conversation yang dipelajari itu.

Wuah, 365 hari, 365 conversations.

1 hari belajar 1 grammar, dan latihan di tiap harinya.

Wuah, ini juga bakal top dah.

Udah banyak koq buku-buku, atau googling saja.

Cari cd dan dvdnya.

Bener-bener dirajiniiiiiinnn, insyaAllah akan beda.


Belajar jika kurang sabar, kurang tekun, kurang rajin, kurang dapatnya.